Wednesday, 13 January 2016

Bukan Hanya Tanggung Jawab Materi

Ini adalah tahun ke-5 saya berada di kota orang untuk merantau. Merantau untuk menimba ilmu. Mencari dan terus mencari dan bahkan berusaha untuk terus berbagi dengan semua orang yang ada disekitar saya.

Pada tahun ke-4 saya memutuskan untuk berhijrah dari tempat nyaman saya (kuli di PT) sebagai karyawan tetap dengan gaji yang sudah pasti, menuju tempat baru yang sangat menantang.

Tempat baru ini penuh dengan tantangan dan ilmu baru yang sangat luar biasa. Belajar untuk mengajar, Ya! yang memiliki nama keren "Guru" yang dalam bahasa jawa biasanya ada tambahan kata-kata "Guru iku, digugu lan ditiru".

Tidak mudah untuk bisa benar-benar bisa "Digugu lan ditiru". Yang dalam bahasa Indonesia berarti "sebagai panutan dan contoh" untuk anak-anak yang kita ajarkan.

Awal saya memutuskan menjadi guru adalah karena saya memang dari sejak SMP sudah memimpikan untuk bisa menjadi guru. Ya walaupun tidak sesuai. Dulu saya ingin sekali bisa menjadi Guru Matematika, cuma kenyataan sekarang saya harus mengajar TIK atau apapun yang berhubungan dengan komputer.

Tanggung jawab menjadi guru tidak hanya menyampaikan materi terhadap anak-anak di kelas, akan tetapi juga harus bisa menjadi panutan dan contoh. Karena apapun yang dilakukan oleh guru pasti akan di contoh oleh muridnya. Selain itu juga memiliki tanggung jawab untuk bisa memotivasi murid-murid di kelas yang wajib hukumnya merubah mental anak-anak jaman sekarang yang terkontaminasi oleh pergaulan bebas.

Memotivasi murid-murid yang memiliki tingkat kemalasan yang luar biasa.
Memotivasi murid-murid yang memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dan bahkan di atas rata-rata.
Memotivasi murid-murid yang memiliki kecanduan terhadap sesuatu baik itu yang positif maupun negatif.
Memotivasi murid-murid yang memiliki masalah di rumah, di sekolah, bahkan di lingkungannya

Karena sejatinya menjadi guru tidak hanya harus bisa memberikan materi, akan tetapi yang terpenting adalah mendidik moral dan etika (perilaku), atau yang biasa kita sebut sebagai pendidikan berkarakter.

Semoga keputusan ini adalah keputusan terbaik saya untuk bisa merubah masa depan saya pribadi dan generasi Indonesia yang akan datang.
Read More

Friday, 1 January 2016

Menebar Inspirasi Bersama Wonosobo Muda



Di tahun pertama yang berjalan ke tahun kedua ini, saya belum bisa banyak berkontribusi untuk kota kelahiran tercinta yaitu Wonosobo. Sudah hampir 2 tahun saya bergabung dengan Wonosobo Muda.

Beberapa hal yang baru bisa saya lakukan adalah mencoba mengikuti alur pergerakan Wonosobo Muda dan mencoba untuk menggerakkan melalui WM Battle Project setiap team.

Ide saya adalah mencoba memberikan informasi terbaru di dunia teknologi melalui Mozilla Indonesia dengan mengadakan seminar semi workshop yang saya lakukan dalam 1 hari di 2 tempat, yaitu SMK N 1 Wonosobo dan di Perpustakaan Daerah Kab. Wonosobo.

Acara yang saya bawa adalah #mozBelajar dengan mengusung tema Webmaker, dan saya bersyukur bisa melakukan kedua acara tersebut dengan dibantu oleh team Wonosobo Muda (thanks Mb Ulfa dan Mas Afix).

Tahun depan (2016) saya sudah berencana untuk membuat 2 buah acara dan akan berkolaborasi dengan PHP Indonesia (masih rencana). Semoga saya bisa memberikan inspirasi lagi di kota kelahiran tercinta, Wonosobo.

Tunggu ya acara selanjutnya dari saya.
Read More

Menjadi Keluarga Baru, Mozilla Indonesia



Tahun ini menjadi tahun yang sangat luar biasa. Dengan memulai berkontribusi di sebuah komunitas yang sangat besar di Indonesia, Mozilla Indonesia. Sejak tahun 2011 akhir (hijrah ke Cikarang) saya memulai untuk belajar berkomunitas. Awal tahun 2012 saya mulai belajar bergabung dengan komunitas MUGI (Microsoft User Group Indonesia) dan saya hanya sebagai anggota umum. Cuma datang saat ada acara saja.

Setelah berjalan hampir 2 tahun saya memulai untuk mengenal banyak komunitas di Indonesia seperti PHP Indonesia (semoga bisa berperan aktif di tahun depan), mulai mengenal Google melalui teman kampus, mengenal IBM melalui PHP Indonesia, dan pada pertengahan tahun 2014 saya berkesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan Mozilla Indonesia.

Waktu itu, tepatnya bulan Ramadhan tahun 2014 saya join disalah satu sesi #mozBelajar di gedung Cyber 2 dan mengikuti dengan sangat antusias. Setelah selesai mengikuti acara #mozBelajar saya mencoba untuk mengadakan di kampus. Waktu itu saya masih berstatus Mahasiswa AMIK BSI Cikarang. 

Setelah acara sukses berjalan dengan cukup sukses, pada awal tahun 2015 mb Rara (Reps. Mentor Indonesia) mengajak saya untuk ikut dalam acara Workshop Persiapan Webmaker Apps Launch bersama Mozillians, FSA, dan Reps dari seluruh Indonesia.

Saya langsung menyetujui ajakan dari Mb Rara dan saya ikut serta dalam proyek Mozilla secara global dan secara khusus di Indonesia, untuk mensukseskan proyek MozillaIndonesia yang di telah di rencanakan. 

Saya ikut aktif dalam bagian “volunteer” Mozilla Indonesia sampai akhir tahun ini. Berusaha untuk belajar memahami komunitas dan merasakan bahwa baru Mozilla Indonesia yang bisa membawa saya kedalam “keluarga” di dalam komunitas.

Saya mulai dipercayai sebagai koordinator “Equipment” di acara besar Mozilla dan saya belajar banyak sekali hal yang saya tidak dapat di luar sana. Selain itu saya juga berkesempatan sebagai salah satu FoxFooders dari Indonesia, terimakasih mb Ina.

Harapan di tahun depan adalah saya bisa lebih baik lagi dalam berkomunitas khususnya di Mozilla Indonesia. Karena sudah ada beberapa agenda yang “baru” direncanakan. 

Terimakasih keluarga baru, Mozilla Indonesia.
Read More
Designed ByBlogger Templates