Thursday, 15 September 2016

Mendulang Prestasi dengan Menulis

Banyak sekali tokoh masyarakat yang berasal dari kalangan penulis. Salah satu contohnya adalah Ahmad Fuadi pengarang novel Trilogi 5 Menara yang sangat terkenal, bahkan ketenaranya bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga sampai ke luar negeri. Beberapa kali beliau diundang ke acara resmi yang bertajuk menulis oleh kampus-kampus ternama. Karyanya sangatlah banyak diminiti orang, bahkan sampai ada salah satu novel beliau yang diterjemahkan kedalam bahasa inggris dan dijual secara global.
Beliau dalam novelnya menceritakan bahwa perjuangannya sampai saat ini sangatlah tidak mudah. Pada saat beliau menjadi santri di pesantren Pondok Madani, sudah mulai menekuni dunia tulis menulis dengan cara memberanikan diri mendaftar pada majalah sekolah. Setelah lulus dari Pondok Madani, beliau melanjutkan perjuanganya di UNPAD. Kuliah jurusan Hubungan Internasional tak menghalangi beliau untuk terus belajar dan menulis. Karir menulisnya dilanjutkan dengan mendaftar ke salah satu perusahaan koran terbesar saat itu. Kompas, ya di situlah beliau memulai karir menulisnya dengan lebih serius. Masuk ke kompas sungguh sangat tidak mudah, butuh perjuangan dan kerja keras.
Saat kuliah, A. Fuadi juga pernah mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar dan berkesempatan untuk belajar menulis di luar negeri. Semangatnya sungguh sangat luar biasa dalam menulis. Sampai saat ini sudah kurang lebih 10 beasiswa internasional yang didapat. A. Fuadi juga sudah mengelilingi 5 benua yang ada di bumi ini. Semua perjalanan A. Fuadi dituliskan dalam novel Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, dan Rantau 1 Muara. Perjalanan menuju 5 benuapun diabadikan oleh A. Fuadi dalam sebuah buku Bertualang ke-5 Benua.
Selain A. Fuadi, ada seorang penulis dan peneliti yang mendulang prestasi dengan menulis yaitu Wisnu Jatmiko. Ya, beliau sudah sangat banyak sekali mengeluarkan jurnal ilmiah tingkat internasional dan sudah diakui oleh dunia, salah satunya yaitu SCOPUS. Kegigihan dan kerja keras beliau dalam menulis dan antusias untuk menularkannya kembali ilmu yang dimiliki kepada mahasiswa yang diampunya sangat tinggi.
Pernah kuliah di Nagoya University dan sekarang menjadi dosen FASILKOM Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, beliau juga menjadi kepala departemen riset Fasilkom UI. Bahkan penghargaan yang diraihnya juga tidak tanggung-tanggung, tahun 2015 ini Wahyu Jatmiko mendapatkan Habibie Award. Sungguh prestasi yang sangat luar biasa.

Dari 2 contoh penulis hebat tadi, bisa disimpulkan bahwa kita semua dapat mendulang prestasi dengan cara menulis. Tentunya harus dibarengi dengan kerja keras, pantang menyerah, dan tetap diiringin dengan beribadah yang rajin.
Read More

Sunday, 28 August 2016

Data Alamat Blog 12 TKJ - 2016

Komentar di bawah nama blog kalian sebagai nilai tugas KKPI.
Read More

Sunday, 21 August 2016

Tugas Kelas 10 SMA (2016/2017)

Tugas untuk kelas 10 SMA adalah
1. Buatlah sebuah email dengan provider google (.......@gmail.com)
2. Buatlah sebuah blog (buka blogger.com), cara membuat blog bisa dicari di google.
3. Jika blog sudah jadi, komentar alamat blog di bawah (komentar alamat blog sebagai bukti dan nilai)
Read More

Thursday, 11 August 2016

Tugas Blog Kelas 9 (2016/2017) - 2

1. Tambahkan beberapa widget pada blog yang kalian buat.
2. Tuliskan langkah-langkahnya untuk menambahkan widget tersebut.
3. Cara menambahkan widget bisa di cari di google.
4. Persiapkan laporan tentang tugas sebelumnya.
Read More

Saturday, 6 August 2016

Tugas 10 TKJ - SMK Al-Luthfah (2016/2017)

1. Buatlah sebuah blog pribadi menggunakan akun email dari Google di blogger.com
2. Kirimlah alamat blog tersebut ke komentar di bawah ini (dengan cara komen)
3. Isilah blog pribadi kalian dengan materi perakitan komputer
    - Persiapan alat dan bahan
    - Kesalamatan dalam bekerja
    - Tata cara / langkah-langkah merakit komputer
    - Penanganan error pada saat merakit komputer
    - Perawatan komputer
4. Tugas akan diperiksa pada saat pelajaran produktif
Read More

Tugas Blog Kelas 9 (2016/2017) - 1


1. Gantilah tema blog kelompok kamu dengan cara download tema di situs yang gratis. Jangan lupa untuk ditulis di buku (langkah-langkahnya). Cari di google langkah-langkah untuk mengganti tema/template blog.
2. Tambahkan artikel (masing-masing anggota 1) dan beri nama pada judul. Contoh : Perkembangan Teknologi - Nur Sa'idah
3. Jika terkendala dengan tugas diatas bisa langsung bertanya atau komen di blog ini.

Tugas akan di cek pada Jumat, 12 Agustus 2016
Read More

Monday, 11 April 2016

Susahnya Bertemu Menteri Pendidikan



Ketidak ikhlasan yang timbul dalam batin membuat sebuah proses semakin lambat dan berjalan tidak mulus. Seperti halnya seorang guru.

Hari ini saya berkesempatan untuk menghadiri acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Laboratorium untuk Guru SMA/SMK Kab. Bekasi tahun anggaran 2016. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bekasi yang baru menjabat 7 hari Bp. MA. Supratman. Acara dimulai dengan cerita masa lalu Pak Kedin saat masih SMA dan mengingat gurunya yang bisa membimbing hingga beliau bisa lulus sekolah. Selain itu beliau juga bercerita banyak tentang seni yang menurut saya sangat jadul, yah maklum beliau sudah muali mengabdi sejak tahun 1986 dan pindah ke Bekasi pada tahun 1989. Tahun itu saya bahkan mungkin belum direncanakan oleh kedua orang tua saya.
Saat penutupan dan pak Kadin mau keluar berganti ke SMA N 1 Cikpus untuk rapat masalah UN SMA/SMK saya sempat disapa dan saya merasa sangat bahagia. Mari kang. Yah namanya juga tanah sunda pasti akan dipanggil sesuai kulturnya. Semoga bisa ikut berkontribusi untuk kemajuan pendidkan seperti beliau.

Sesi selanjutnya adalah sesi pembahasan langsung dari pakarnya yang sudah sangat berpengalaman. Awal mulai beliau berbicara tentang perjuangannya saya terus merinding karena semua yang beliau ucapkan sangat sekali ingin segera saya lakukan. Tapi ... ah sudahlah. Mungkin sekarang belum saatnya. 

Beliau menceritakan salah satu perjuangan bahwa pada tahun 2010 beliau membimbing siswa OSN untuk melaju ke tingkat internasional dan diadu dengan 55 negara yang lain. Anak-anak dari Indonesia pada tahap awal bisa sempurna mendapatkan 3 medali emas pada sesi Knowladge atau pengetahuan dan pada sesi selanjutnya yaitu memahami, praktik dll belum maksimal hasilnya.

Nah keberhasalan siswa-siswi di Indonesia itu sebenarnya ada ditangan guru yang mengajarnya. Seberapa ikhlas perjuagan guru tersebut untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
Ada 4 tipe guru menurut Wiliam Arthur
1. Guru yang biasa-biasa saja (memberi tahu)
2. Guru yang baik (menjelaskan)
3. Guru mempraktikkan (demostrasi) - Superior
4. Guru yang memotivasi dan pembelajar

Salah satu keajaiban di dunia ini adalah Guru-guru Indonesia tidak pernah mau mengakui kesalahanya, siswalah yang terus diasalahkan.
Read More

Monday, 14 March 2016

Ini Bukan Keluhan

 

Semenjak saya terjun ke dunia Pendidikan, banyak sekali perubahan-perubahan yang ada pada diri saya pribadi, mulai dari sikap atau perilaku, disiplin, pola pikir, dan banyak hal. Saya merasa sangat beruntung bisa terjun di dunia pendidikan, yang pada akhirnya diputuskan untuk keluar dari zona nyaman. 

Waktu masih kerja di salah satu perusahaan sebagai customer service saya merasa kemampuan saya tidak akan bermanfaat begitu banyak, tapi inilah saya yang sekarang. Penuh dengan tantangan baik dari luar maupun dari dalam.
Prinsip yang saya lakukan saat saya di kelas adalah mengambil dari prinsip-prinsip yang telah guru saya lakukan mulai dari guru SD, SMP, dan SMK. Banyak hal yang saya terus coba terapkan sambil terus mencari ide bagaimana cara mengajar yang baik, efektif, dan efisien. Sehingga dapat membuat sebuah produk yang berkualitas.

Tak jarang banyak hal yang masih harus saya lewatkan begitu saja. Konsistensi yang kadang melemah. Tapi jargonku terus berkumandang.
Pendidikan bukan hanya tentang nilai dari hasil ulangan atau ujian anak. Pendidikan yang sesungguhnya adalah bagaimana agar siswa benar-benar paham apa yang sudah kita sampaikan dan tahu apa yang bisa mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan juga bukan melulu tentang murid, tetapi juga tentang kualitas pengajarnya. Jika ada ulangan terus banyak yang mencontek terus apa gunanya pembelajaran sehari-hari? Apakah mungkin gurunya tidak berkualitas sehingga murid takut nilainya jelek.

Jika dari hasil sebuah ulangan tanpa contekan menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, maka gurulah yang harus berinstropeksi diri. Bukan hanya siswa. Carilah metode pembelajaran yang paling efektif agar mereka paham.

Ayolah rubah pendidikan Indonesia mulai dari diri kita. #SemangatIndonesia #SemangatPendidikan
Read More

Wednesday, 13 January 2016

Bukan Hanya Tanggung Jawab Materi

Ini adalah tahun ke-5 saya berada di kota orang untuk merantau. Merantau untuk menimba ilmu. Mencari dan terus mencari dan bahkan berusaha untuk terus berbagi dengan semua orang yang ada disekitar saya.

Pada tahun ke-4 saya memutuskan untuk berhijrah dari tempat nyaman saya (kuli di PT) sebagai karyawan tetap dengan gaji yang sudah pasti, menuju tempat baru yang sangat menantang.

Tempat baru ini penuh dengan tantangan dan ilmu baru yang sangat luar biasa. Belajar untuk mengajar, Ya! yang memiliki nama keren "Guru" yang dalam bahasa jawa biasanya ada tambahan kata-kata "Guru iku, digugu lan ditiru".

Tidak mudah untuk bisa benar-benar bisa "Digugu lan ditiru". Yang dalam bahasa Indonesia berarti "sebagai panutan dan contoh" untuk anak-anak yang kita ajarkan.

Awal saya memutuskan menjadi guru adalah karena saya memang dari sejak SMP sudah memimpikan untuk bisa menjadi guru. Ya walaupun tidak sesuai. Dulu saya ingin sekali bisa menjadi Guru Matematika, cuma kenyataan sekarang saya harus mengajar TIK atau apapun yang berhubungan dengan komputer.

Tanggung jawab menjadi guru tidak hanya menyampaikan materi terhadap anak-anak di kelas, akan tetapi juga harus bisa menjadi panutan dan contoh. Karena apapun yang dilakukan oleh guru pasti akan di contoh oleh muridnya. Selain itu juga memiliki tanggung jawab untuk bisa memotivasi murid-murid di kelas yang wajib hukumnya merubah mental anak-anak jaman sekarang yang terkontaminasi oleh pergaulan bebas.

Memotivasi murid-murid yang memiliki tingkat kemalasan yang luar biasa.
Memotivasi murid-murid yang memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dan bahkan di atas rata-rata.
Memotivasi murid-murid yang memiliki kecanduan terhadap sesuatu baik itu yang positif maupun negatif.
Memotivasi murid-murid yang memiliki masalah di rumah, di sekolah, bahkan di lingkungannya

Karena sejatinya menjadi guru tidak hanya harus bisa memberikan materi, akan tetapi yang terpenting adalah mendidik moral dan etika (perilaku), atau yang biasa kita sebut sebagai pendidikan berkarakter.

Semoga keputusan ini adalah keputusan terbaik saya untuk bisa merubah masa depan saya pribadi dan generasi Indonesia yang akan datang.
Read More

Friday, 1 January 2016

Menebar Inspirasi Bersama Wonosobo Muda



Di tahun pertama yang berjalan ke tahun kedua ini, saya belum bisa banyak berkontribusi untuk kota kelahiran tercinta yaitu Wonosobo. Sudah hampir 2 tahun saya bergabung dengan Wonosobo Muda.

Beberapa hal yang baru bisa saya lakukan adalah mencoba mengikuti alur pergerakan Wonosobo Muda dan mencoba untuk menggerakkan melalui WM Battle Project setiap team.

Ide saya adalah mencoba memberikan informasi terbaru di dunia teknologi melalui Mozilla Indonesia dengan mengadakan seminar semi workshop yang saya lakukan dalam 1 hari di 2 tempat, yaitu SMK N 1 Wonosobo dan di Perpustakaan Daerah Kab. Wonosobo.

Acara yang saya bawa adalah #mozBelajar dengan mengusung tema Webmaker, dan saya bersyukur bisa melakukan kedua acara tersebut dengan dibantu oleh team Wonosobo Muda (thanks Mb Ulfa dan Mas Afix).

Tahun depan (2016) saya sudah berencana untuk membuat 2 buah acara dan akan berkolaborasi dengan PHP Indonesia (masih rencana). Semoga saya bisa memberikan inspirasi lagi di kota kelahiran tercinta, Wonosobo.

Tunggu ya acara selanjutnya dari saya.
Read More
Designed ByBlogger Templates